“Mahasiswa orang yg belajar di perguruan tinggi” (sumber: KBBI / Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Mahasiswa merupakan tingkatan tertinggi dari bentuk seorang siswa /
murid. Secara tidak langsung, kita yang sekarang sudah bertransformasi
menjadi seorang mahasiswa seharusnya memiliki kepribadian & perilaku
yang lebih matang dan dewasa. Mengingat mahasiswa merupakan insan yang
bisa dimasukkan dalam kategori dewasa. Seseorang yang disebut dewasa
harus siap berhadapan berbagai macam hal di lingkungan sekitar kita.
Seorang dewasa juga sudah harus memulai untuk mengambil keputusan &
tindakan yang akan mereka ambil. Para siswa akan memiliki peran yang
berbeda semenjak mereka bermetamorfosis menjadi seorang mahasiswa.
Seperti yang tertulis di Kamus Besar Bahasa Indonesia yang pada
intinya mahasiswa mengemban tugas untuk belajar. Ingat ! Belajar itu
bukan hanya yang ada hubungannya dengan akademik, melainkan mencakup
belajar untuk menentukan sikap, bermasyarkat, dewasa dsb. Mahasiswa
ditugaskan belajar karena mereka merupakan generasi penerus bangsa.
Salah satu ciri suatu bangsa itu dikatakan maju salah satunya memiliki
generasi yang berkualitas & mumpuni. Merekalah yang akan melanjutkan
tongkat estafet generasi sebelumnya. Bukankah mencari ilmu merupakan
perintah agama?
Mahasiswa juga berperan sebagai agen perubahan (agent of change).
Tentu kita masih ingat tentang peristiwa penggulingan Presiden Soeharto
yang nyatanya dimobilisasi oleh para mahasiswa. Mereka langsung turun ke
jalan menyerukan aspirasi mereka, bahkan sampai jatuh korban tapi
akhirnya berhasil menggulingkan Soeharto yang saat itu menjabat sebagai
presiden. Sejarah telah membuktikan pemuda (dalam hal ini mahasiswa)
telah berhasil sebagai pembawa perubahan. Tugas kita sekarang adalah
membentuk perubahan tersebut menjadi perubahan yang cenderung baik.
Mahasiswa generasi penerus bangsa yang sejati akan senantiasa menjaga
ketentraman & ketertiban lingkungan. Dengan demikian akan tercipta
harmoni juga keteraturan dalam bermasyarakat. Dalam hal ini mahasiswa
dikatakan sebagai seorang pengendali sosial. Di sini juga mahasiswa
dapat menjadi seorang perantara baik warga dengan warga atau mungkin
warga dengan pihak luar. Penulis pernah melihat berita di televisi yang
isinya tentang sekumpulan mahasiswa yang menolak penggusuran kios-kios
pedagang di sebuah stasiun kereta api yang berada di Jakarta. Mereka
meminta pihak stasiun memberikan solusi yang adil bagi semua pihak.
Mahasiswa adalah generasi muda yang akan beranjak, tumbuh dan
berkembang manjadi seorang yang dewasa. Mereka sudah disiapkan sekiranya
peran apa yang akan peroleh dalam masyarakat telat. Sehingga nanti
sudah siap jika diterjunkan ke dalam masyarakat langsung. Ibarat dalam
pementasa drama, orang yang mengikuti pentas tersebut tapi tau peran dan
naskah maka mereka akan kebingungan saat pentas berlangsung dan malah
merusak pentas itu. Orang yang berjalan tanpa tujuan akan pergi tak
menentu entah kapan akan kembali lagi.
Mau tahu tentang kuliah neh….???
15 tahun yang lalu









0 komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Komentar yang Telah Anda Berikan