Seusai sekolah, Nandi langsung pulang ke rumah. Nandi berjalan dengan cepat sekali karena dia tidak ingin terdahului oleh kakaknya. Dengan cepat dia menaiki angkot dan berharap bisa cepat sampai di rumah.
Setibanya di depan rumah, dia membuka pintu dan berkata, "Assalamu`mualaikum".
"Waalaikum salam", jawab kakaknya cukup keras.
Terlihat dari cara menjawabnya Nandi mengira kakaknya sedang berada di lantai dua rumahnya. Di kamar orang tuanya, terdapat seseorang yang sedang tidur yang lain dan tidak bukan adalah ayahnya sendiri. Ketika menaiki tangga, dia bisa melihat kakaknya sedang sedang asyik di depan komputer. Waktu sudah menunjukkan pukul 15.30. Nandi lalu pergi ke kamarnya untuk mengganti bajunya dan segera mengambil air wudhu di kamar mandi.
"Ini dimatiin jangan?" tanya kakaknya
"Nanti dulu, Nandi mau sholat dulu." jawab Nandi sambil berjalan menuju kamar mandi.
Setelah sholat, Nandi langsung pergi ke depan komputernya. Dari layar yang tipis itu, Nandi bisa melihat kakaknya sedang men-download sebuah file. Dilihat dari ukuran file, sepertinya membutuhkan waktu yang cukup lama. Tanpa berpikir panjang Nandi mengklik sebuah icon yang berada pojok kanan layarnya. Ternyata Nandi membuka sebuah permainan dan lalu memainkannya dengan serius.
Waktu berjalan terus. Hujan pun mulai dengan derasmya. Nandi tidak menghiraukan suara-suara yang dihasilkan dari tetesan-tetesan air hujan termasuk suara petir yang menggelegar. 1...2....3 suara gemuruh petir terdengar. Nandi masih asyik dengan komputernya. Ketika petir yang ke-4 kalinya terdengar, semua lampu di rumah Nandi mati. Termasuk barang-barang elektronik lainnya. Nandi bergegas melihat keluar rumah. Dugaan Nandi benar, rumahnya tersambar petir. Ayahnya yang tadi sedang tertidur lelap, sekarang sudah bangun. Beberapa orang tetangga terdekatnya, berkumpul di depan rumah. Tetangga-tetangga itu bertanya kepada ayah Nandi. Ayahnya menjelaskan dengan sejelas-jelasnya. Untungnya, seorang tetangga Nandi menawarkan diri untuk mencoba membetulkan aliran listrik di rumahnya. Beberapa jam kemudian, aliran listrik di rumah Nandi pulih kembali. Nandi kapok dan tidak akan bahkan tidak mau mengulanginya lagi.
Terinspirasi dari pengalaman pribadi sang penulis
Mau tahu tentang kuliah neh….???
15 tahun yang lalu









0 komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Komentar yang Telah Anda Berikan