• Feed RSS
0
Indonesia adalah negara yang masih berkembang menjadi negara yang lebih baik. Tiap orang memiliki caranya tersendiri untuk mengharumkan nama Bangsa di kancah Internasional. Salah satunya ditempuh dengan jalur pendidikan. Jika anda lihat layar televisi, banyak warga Indonesia yang ingin meraih pendidikan yang lebih baik. Masyarakat di daerah pedesaan Indonesia biasanya tidak akan memikirkan apakah sekolah negeri atau swasta yang akan anak mereka masuki. Yang penting bisa sekolah juga Alhamdulillah. Berbeda dengan sebagian masyarakat perkotann, mereka lebih menyukai jika putra/putri mereka bisa masuk ke dalam Sekolah Negeri.

Mungkin masyarakat beranggapan bahwa anak yang masuk ke Sekolah/PT (Perguruan Tinggi) Negeri itu adalah anak yang lebih baik daripada yang lainnya. Belum lagi yang masuk Sekolah Negeri Favorit. Berbeda halnya dengan Sekolah Swasta. Mungkin yang pertama kali muncul di benak masyarakat kita saat mendengar siswa/siswi Sekolah Swasta adalah anak yang nakal lah, anak yang bodoh lah, atau mungkin anak yang pemalas. Padahal anggapan tersebut belum tentu 100% benar adanya. Sekolah yang bagus tidak menentukan sepintar apa anak tersebut. Tetapi siswa itu sendiri yang menentukannya. Kontribusi apa saja yang telah dia berikan. Apakah itu mengharumkan nama Sekolah, Kota, atau bahkan Negara.

Apakah paradigma ini akan terus berlanjut? Memangnya salah jika seseorang masuk ke Sekolah Swasta? Yah, inilah salah satu contoh penyakit masyarakat sekarang. Masih terkesan diskriminatif (walaupun tidak terlalu jelas terlihat). Semoga saja fenomena ini tidak akan terus berlanjut.